Selasa, 23 Oktober 2012

Mimpi Penyelenggaraan eLearning


Mungkin langkah berikut ini sudah ada dalam semua mimpi penyelenggara;
  • Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan di masa datang,
  • Merencanakan kebutuhan pelayanan yang efektif dan efisien. 
Perlu diperhatikan adalah beberapa  hal berikut yang sering dilupakan oleh para penyelenggara:
Memprediksi Kebutuhan
Ini mungkin bagian yang sangat sulit untuk dipastikan. Tentu saja kita harus bergerak dalam sebuah organisasi untuk menghubungi atau berkolaborasi dengan para pemilik berbagai mitra bisnis, seperti Teknologi Informatika, Manajemen Pengetahuan, Penyelenggara Perpustakaan, dll, serta mendistribusikan Desain Pembelajaran pada suatu bagian tersendiri apakah materi yang penyelenggara sajikan dapat dipahami, terutama oleh kebanyakan peserta dan atau kebutuhan peserta yang harus mereka miliki di masa depan.
Perencanaan Pelayanan yang baik;
  • Dukungan Metode Pembelajaran.
  • Perangkat / Teknologi yang sudah dimiliki dan dirawat dengan baik (dengan kesungguhan, dan bukan asal menyelenggarakan tanpa perawatan teknologi).
  • Proses penyelenggaraan / achievement manusia penyelenggara dan peserta / pendukung. perangkat yang senantiasa siap setiap ditemui kendala.
Pengemasan strategi eLearning
Pada kebanyakan kasus, jika pembelajaran eLearning terpaksa memerlukan sejumlah dana yang signifikan, ‘kuncinya’ adalah bagaimana penyelenggara eLearning dapat menjelaskan atau mempresentasikan bahwa penerapan eLearning benar-benar bermanfaat, lebih cepat dan lebih efisien serta tepat sasaran. Termasuk juga visi penyelenggaraannya hingga masa depan. Sehingga penerapan strategi eLearning dapat menyajikan manfaat yang cukup besar termasuk dalam hal penerapan teknologi dalam penyelenggaraan didalamnya.
Perlu diperhatikan, bahwa yang terbaik adalah tidak terlalu berfokus pada semua atau banyak jenis peserta yang berbeda dari solusi yang anda siapkan dan akan diberikan, tetapi lebih pada efek tingkat ketersampaian pada sekelompok peserta dengan pemahaman awal yang sejenis atau paling tidak mendekati. Strategi eLearning akan berisi suatu Metode Pendidikan, seperti contoh dari Reuters

Dari beberapa contoh penerapan Strategi eLearning, ditemukan beberapa permasalahan, Pertanyaan besar tentang penyelenggaraan eLearning, seperti berikut;
Apakah sudah serius dan fokus penyelenggaraannya ?
  • Apakah focus dan cakupannya memiliki imbas yang utama dalam strategi penyelenggaraannya?
  • Apakah peran anda cukup relatif terhadap strategi penjaringan Talenta? Apakah anda juga terlibat dalam seleksi perangkat maupun peserta, perluasan, ulasan dan evaluasi, pengembangan?
  • Apakah peran anda cukup relatif  besar dan memiliki inisiatif pengembangan pendidikan ataupun bisnis dan kinerja yang terfokus? Apakah anda dapat mempelopori untuk peningkatan kepuasan pelanggan? Apakah anda terlibat dan menganalisis aspek kinerja terhadap penerapan eLearning dan memberikan solusi dan menyajikan data kinerja yang dibutuhkan? Atau apakah Anda akan dilibatkan untuk memberikan pelatihan?
Apakah merupakan pembelajaran informal ?
  • Apakah anda sudah focus dan tanggap tentang solusi pembelajaran informal? Apakah tanggapan yang anda peroleh setelah pelaksanaan pembelajaran?
·         Apakah anda telah menyediakan satu set alat (baik berupa wiki, blog, kelompok diskusi, dll) yang dapat digunakan sebagai bagian dari dukungan pembelajaran informal, tidak berarti bahwa anda benar-benar mendukung pembelajaran informal dalam organisasi. Ada banyak lebih dari itu. Dan bagian dari strategi anda harus bersiap-siap untuk membantu pelanggan internal anda dengan berbagai aspek yang diperlukan.
 
Permasalahan lain-lain
  • Paparan / Konten Pembelajaran eksternal? Apakah tanggapan anda untuk dapat menemukan, memfasilitasi penyertaan dari sumber eksternal, dll.  
  • Portal dan integration portal eLearning.
  • Pelaporan / Tanggapan secara On Line.

Kamis, 13 September 2012

Tingkatkan Windows Experience Index

Mungkin anda pernah mengalami kekesalan, gara-gara komputer Intel Atom yang anda gunakan berjalan sangat lamban ?
Berikut solusi yang saya lakukan;

Meningkatkan Performance Windows 7 di komputer anda, walau pada processor 1,6Gb sekalipun.
Lakukan dengan langkah berikut:

1. Cek lebih dahulu performance WEI di komputer anda, dari Computer > Properties
2. Buka file .xml formal assesment  teakhir yang ada di folder  C:\Windows\Performance\WinSAT\DataStore

3. Misal: 2012-09-12 03.30.41.220 Formal.Assessment (Recent).WinSAT.xml
4. Rubah isi file yang ada dalam kerangka dan , menjadi maksimal 7,9 (menggunakan editor xml file), atau menggunakan Notepad
5. Simpan file tersebut dengan tipe file yang sama  (nama-file.xml), atau jika tidak berhasil, lakukan dengan merubah tanggal yang lama menjadi tanggal yang lebih baru dari nama file sebelumnya (tanggalnya saja, nama lainnya tetap sama)
Untuk lebih jelas, bagian yang perlu anda edit ada pada bagian berikut:
dan ubah nilai diatas seperti berikut (contoh);

Jangan lupa simpan file tersebut dengan tipe file yang sama  (nama-file.xml), atau jika tidak berhasil, lakukan dengan merubah tanggal yang lama menjadi tanggal yang lebih baru dari nama file sebelumnya (tanggalnya saja, nama lainnya tetap sama) 
 
6. Lakukan cek ulang performance WEI seperti langkah 1 diatas, sampai terlihat perubahan seperti nilai yang anda lakukan edit sebelumnya.

7. Atau deailnya seperti berikut (dengan meng-klik link Windows Experience Index)

Setelah  anda pastikan performance WEI di komputer anda sesuai dengan yang anda inginkan (maksimal 7,9), lakukan tes membuka atau mengedit data anda, atau lakukan brosing data menggunakan broser yang biasa anda gunakan (sudah dibuktikan dengan menggunakan Firefox 9 dengan hasil sesuai ketika komputer baru di install)

Rabu, 19 Januari 2011

Menerapkan Global Warming

Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk melawan pemanasan global di rumah dan kendaraan anda. Kita tidak harus menunggu pemerintah atau usaha besar untuk melakukan sesuatu tentang hal itu. Hal ini lebih baik untuk mengambil inisiatif dan melakukan bagian kita.
Di rumah kita dapat mulai dengan mengubah jenis bola lampu yang kita gunakan. Kita tidak harus melakukannya sekaligus. Setiap kali kita mengganti lampu, kita dapat mengganti lampu pijar lama dengan neon hemat energi (yang tidak menggunakan travo tapi menggunakan rangkaian elektronik. Hal ini tidak hanya dapat mengurangi gas rumah kaca, juga dapat menghemat uang dalam jangka panjang. 


Hal itu dapat menjadi sikap bijaksana untuk menutup dan melindungi rumah kita, untuk keperluan kenyamanan. Sekarang, bahkan lebih penting. Kita dapat menghentikan rumah kita agar tidak memancarkan gas rumah kaca dan memberikan kontribusi untuk pemanasan global dengan melakukan hal ini. Jika kita memiliki keraguan tentang di mana rumah kita membutuhkan isolasi, Kita dapat menyewa auditor energi untuk membantu kita memutuskan.
Kita dapat mengurangi pemanasan global hanya
dengan mengatur peralatan pendingin atau pemanas  di rumah kita. Kita dapat membersihkan filter dan peralatan . Yang paling penting dari semua, ketika pemanas atau pendingin udara perlu diganti, menentukan model yang efisien dan cukup memenuhi untuk hunian kita. 
Bahkan, masuk akal untuk membeli semua peralatan kita dengan efisiensi energi dalam pikiran. Energy Star adalah sistem penilaian yang disediakan untuk produk yang efisien. Membeli produk tersebut akan membantu mengurangi pemanasan global. 


Daur ulang adalah salah satu cara termudah untuk membantu mengurangi pemanasan global. Semua orang dapat melakukannya dengan sedikit usaha. Kita juga dapat lebih lanjut proses dengan menggunakan produk yang dibuat dari bahan daur ulang.  

Banyak sekali produk daur ulang dan hemat energi yang dapat digunakan untuk ikut memberikan sumbangan terhadap keberlangsungan yang aman dan menjamin generasi masa depan.
Kita dapat membantu mengurangi pemanasan global dalam halaman kita, juga. Untuk satu hal, kita dapat menggunakan mesin pemotong tanaman dengan tenaga dorong bukan mesin pemotong menggunakan tenaga listrik atau bahan bakar. Karena mesin pemotong tenaga dorong tidak menggunakan energi tapi kita lakukan sendiri dengan mendorong atau memotong, ini merupakan penghematan besar. Bahkan jika kita menggunakan mesin pemotong listrik, kita masih bisa membantu. Gunakan mesin pemotong yang menangkap potongan rumput sehingga kita dapat langsung menampung hasil potongan tanaman. 

Penggunaan transportasi, kita dapat melakukannya lebih baik dengan membeli kendaraan ramah lingkungan. Kita bisa mengendarainya dengan nyaman, tanpa mulai ngebut misalnya, untuk membantu mencegah pemanasan global. Jika kita mengurus kendaraan kita dengan perawatan yang lebih baik, maka akan bermanfaat. Hal-hal seperti mengganti oli kendaraan kita dan kita tuned up seperlunya dapat membuat perbedaan besar dalam pemanasan global.
Memang tampak aneh,
meningkatnya penggunaan ban yang tidak baik dapat menyebabkan pemanasan global. Hal ini terjadi karena ban harus memiliki jumlah udara yang tepat di dalamnya agar kendaraan dapat mencapai efisiensi bahan bakar maksimal. Kendaraan kita kurang efisien adalah, semakin menambah pemanasan global. 

Cara terbaik untuk memperlambat pemanasan global dengan cara kita menggunakan kendaraan kita, adalah untuk mengurangi perjalanan sesedikit mungkin. Berjalan ketika kita bisa. Bila kita telah mengemudi, menggabungkan sebagai tugas banyak menjadi satu perjalanan.
Jika kita meminimalisir pemanasan global di rumah dan kita, kita dapat membuat perbedaan.
Kita dapat dengan mudah membuat beberapa perubahan mendasar. Jika semua orang membuat perubahan ini sederhana, dapat memiliki dampak yang kuat pada pemanasan global.

Senin, 05 Mei 2008

Bertemunya Teknologi Handphone - Notebook - PDA

Pencarian identitas diri tampaknya menjadi kalimat singkat yang menggambarkan tren teknologi di tahun ini. Beberapa penjelasan mengenai pertemuan tersebut adalah;

Kamera digital dengan Telepon seluler
Kebanyakan orang lebih memilih untuk menggunakan fungsi kamera yang ada pada telepon genggam daripada secara khususs membeli kamera digital. Karena itulah salah satu trend perkembangan teknologi gadged tahun ini adalah semakin meningkatnya besaran megapixel pada kamera telepon genggam sebagai bentuk dari usaha produsen untuk meningkatkan kualitas kamera pada produk mereka.
Untuk mengimbangi daya pikat kamera digital, produsen kamera turut menambahkan fitur ekstra yang cukup menarik. Misalnya, beberapa kamera pocket mulai menawarkan fitur pengakapan gambar otomatis bilamuka objek (manusia) tersenyum. Ada juga kamera yang dilengkapi dengan interkoneksi nirkabel Vi-Fi sehingga hasil tangkapan dapat dikirimkan langsung ke komputer maupun Internet.
Berkembanya fotografi digital (baik melalui kamera digital biasa maupun kamera pada telepon genggam) pasti juga akan semakin mempopulerkan berbagai aksesoris pendukungnya seperti printer foto, tinta dan kertasnya, digital photo frame yang menampilkan foto-foto digital pada layar layaknya sebuah freme foto, aplikasi pengolah foto, situs database foto dan layanan pencetakan foto online. Tak ketinggalan, media penyimpanan akan semakin populer dan akan meningkat kapasitasnya seiring berjalannya waktu.

Telepon pintar >< PDA >< Laptop Mini
Akhir-akhir ini, perbedaan antara ponsel dengan PDA semakin kabur. Berkat dorongan Microsoft dengan Windows Mobile-nya dengan versi Smartphone. Nokia dengan sistem operasi Symbian-nya, dan berbagai produsen lainnya, ponsel kini telah menjadi ponsel pintar yang mampu bersaing dengan fungsi dari sebuah PDA.
Semakin berkembannya teknologi ponsel pun turut disamai dengan berkembangnya kemampuan PDA. Akan tetapi, hal ini juga dibarengi dengan mengecilnya ukuran notebook dan tentunya secara fungsi menawarkan kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebuah PDA.
Teknologi layar sentuh pada perangkat mobile memang belum terlalu berkembang jauh. Tetapi implementasi teknologi layar sentuh multi touch Apple dengan iPhone-nya dapat dipastikan mendorong produsen device mobile lainnya mengikuti langkah yang sama. Hal ini sudah dapat dilihat dengan adanya produk dari HTC yang menggunakan interface TouchFlo, yang berfungsi serupa dengan teknologi layar sentuh iPhone.
Notebook super portable dengan harga sangat terjangkau-pun mulai bermunculan. Tren yang dipicu oleh Nicholas Negroponte, penggagas OLPC (One Lapton Per Child) sudah dapat kita lihat perwujudannya dalam bentuk Eee PC dari Asus yang telah disaingi oleh Acer dan Hawllet Packard yang akan segera menyusul tahun ini.
Konektifitas menyeluruh tampaknya juga menjadi sebuah trend yang akan marak di tahun ini. Terbukti dengan penyertaan modul Wi-Fi pada ponsel-ponsel kelas atas seperti Nokia N95 dan Nokia N82 (yang akan segera menjadi bukan kelas atas lagi). Sebagaimana kita tahu, dahulu hanya notebook dan komputer saja yang menggunakan konektifitas nirkabel ini.

Membuktikan keberadaan Sang Pencipta

Ada kisah seorang ayah atau seorang pendidik yang ditanya tentang dimana Tuhan itu? apa saya bisa lihat?


Anak : Yah? boleh gak adik nanya, dimana Allah itu?.

  • Kata bu Guru Allah itu ada, apa adik bisa lihat Allah?
  • Apa sih yang disebut Takdir itu?
  • Katanya setan dibuat dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat
    dari api juga, kan jadi tidak sakit buat setan, karena mereka dibuat dari api juga.
Anak: giamana yah? .... kasih tau dong....


Ayah : (diam ... sejenak.....)


Tiba-tiba sang Ayah mendekati putrinya tersebut dan menarik telinga anaknya agak sedikit keras.

Anak (sambil merasakan sakit): Kenapa sih Ayah menarik telinga Adik? sakit kan... apakah adik gak boleh nanya? apa ayah marah?

Ayah : Ayah tidak marah... Jeweran (tarikan telinga) itu adalah jawaban ayah tentang pertanyaan adik tadi.

Anak: Kok gitu sih Yah? kan adik tambah gak ngerti!!!

Ayah: Gimana rasanya jeweran ayah?

Anak: Ya... sakit lah yah....

Ayah: Jadi adik merasakan sakit itu ada?

Adik: La.... iya .... lah , kan adik ngerasain...

Ayah: Coba tunjukin ke ayah gimana bentuk atau wujud sakit itu!

Anak: Ya... adik gak bisa..... tapi terasa kok...

Ayah: Nah itulah jawabannya Allah itu bisa dilihat apa tidak, kita semua ngerasain adaanya Allah tapi gak bisa ngellihat wujudnya .

Ayah: Apakah tadi malam adik mimpi akan dijewer sama ayah?

Anak: Enggak ... lah...

Ayah: Apakah adik mengira akan dijewer ayah hari ini?

Anak: Enggak....

Ayah: Nah itulah namanya Takdir

Ayah: Dibuat dari apa jari-jari ayah yang ayah buat menarik telinga adik ?

Adik: kulit... ama daging dan ada tulangnya kata pak guru

Ayah: Dibuat dari apa telinga adik?

Adik: sama... ada kulit ama dagingnya , tapi tulangnya lembek kali'....

Ayah: Bagaimana rasanya jeweran ayah tadi?

Adik: ya ... sakit.. dong...


Ayah: Nah... itulah biarpun Setan dibuat dari api dan Neraka juga dibuat dari api, tapi kalau
Allah mau atau berkehendak maka Neraka juga akan jadi tempat menyakitkan untuk
setan.

Pentingnya pengukuran UN dengan bijaksana

Standarisasi Pendidikan sangat diperlukan untuk mempermudah pemerintah atau yang berkepentingan untuk mengetahui bagaimana kualitas pendidikan. Namun memfonis siswa-siswi tidak dapat diluluskan hanya dengan potret tiga hari waktu ujian walaupun telah belajar dengan sungguh-sungguh selama kurun waktu tiga tahun, adalah merupakan satu keputusan yang sangat tidak bijak walau dilakukan oleh pemerintah yang sah sekalipun.
Potret kualitas sekolah dan kualitas siswa tidak dapat disamaratakan diseluruh negeri jika kondisi sekolah termasuk fasilitas yang dimiliki serta dukungan orangtua siswa, ternyata tidak bisa sama. Bagaimana kita bisa mengukur dan memotret pada suatu sasaran yang kondisi dan kemampuannya tidak sama. Yang dapat dilakukan adalah memotret kondisi sekolah maupun siswa secara nasional untuk mengetahui seberapa baikkah tingkat pendidikan yang telah dilaksanakan pemerintah, namun soal kelulusan seorang siswa tentunya harus didapatkan fonisnya dari para guru dan manajemen yang ada di sekolah masing-masing.

Jika pemerintah memaksakan kehendak dengan menyatakan seorang siswa tidak dapat diluluskan jika tidak lulus ujian nasional walaupun kualitas sehariannya bagus menurut ulangan maupun pantauan seharian dari guru disekolahnya, maka pemerintah sekaligus lingkungan luar akan menyaksikan berbagai penyimpangan yang dilakukan baik oleh para personil pendidikan dinas ataupun oleh para guru yang tidak ingin anak-anak terbaiknya dinyatakan tidak lulus oleh pemerintah yang hanya melihat dari kejauhan. Dan sebagai hukuman dari pemerintah atau aparat kepada para guru atau pejabat pendidikan setempat yang melanggar adalah dengan menangkap para pelanggar tersebut dengan cara digerebeg oleh para aparat (Densus 88) seperti layaknya seorang teroris. Hah..... sungguh mencengangkan hukuman dari para guru pelanggar aturan ujian nasional yang disamakan dengan seorang teroris.

Seharusnya pemerintah daerah maupun pusat, melihat permasalahan ini dengan lebih bijak, karena kesalahan sebuah sistem yang dibuat oleh penguasa, tidak dapat dijadikan alasan untuk menghukum para palanggar yang melihat sebuah sistem tersebut memiliki kecacatan atau tidak aplikatif untuk seluruh penjuru negeri yang pernah menjadi guru bagi para calon guru di negeri jiran ini.
Kalau pemerintah mau membuat suatu sistem yang dapat diukur secara nasional, maka pemerintah harus menyiapkan sarana dan prasarana disekolah menjadi sama termasuk jumlah dan kualitas para guru di sekolah yang tersebar diseluruh negeri. Apakah pemerintah sudah mampu melaksanakan kesetaraan fasilitas dan SDM diseluruh sekolah yang akan kita vonis setiap tahunnya??? Belum lagi tuntutan ekonomi yang sulit juga menuntut biaya pendidikan juga harus dibuat semurah mungkin???

Mari kita lihat lembaga pendidikan swasta ataupun franchise yang menawarkan pendidikan berkualitas dengan biaya mahal, yang hanya dapat dinikmati oleh segelintir orang berduit atau orang yang baru berduit hasil pola demokrasi yang dapat membuat orang mendadak kayaraya, karena gaji para wakil rakyat yang selangit sampai melampaui gaji guru setahun dibandingkan dengan gaji guru/pendidik selama sebulan (pantas guru jadi cari sampingan, sampai tidak dapat konsen mengajar dikelas).

Semoga pemerintah melihat perihal pendidikan ini menjadi lebih obyektif, dan tidak hanya ingin mengukur keberhasilannya dalam memimpin pendidikan atau menjadi penentu kualitas pendidikan para generasi muda yang notabene adalah generasi muda yang perlu mengerti/mampu dalam menerapkan ilmunya, tidak hanya dapat memperoleh nilai baik tapi tidak mampu mengatasi permasalahan dilapangan.

Pak Menteri dan Pak Presiden, nilai 8 atau 9 itu bukan nilai yang dapat mewakili kualitas, karena banyak cara memperolehnya. Kalau mau benar-benar melihat siswa-siswi kita berkualitas tanyakan pada guru dan manajemen sekolah dan bapak Menteri dan bapak Presiden hanya memantau dinas-dinas di propinsi saja untuk melaksanakan pendidikan dengan sungguh-sungguh di sekolah yang ada di propinsinya masing-masing. Bapak-bapak jangan takut dianggap tidak berhasil jika ada siswa-siswi kita yang tidak lulus dengan maksimal. Laksanakan saja prosesnya. Sesungguhnya yang berharga itu adalah prosesnya bukan hasil akhirnya. Sebagaimana Qur'an menyebutkan bahwa "Kun fa Yakun" itu fa-nya adalah proses (bukan bim salabim, adakadabra) yang dilakukan oleh para penanggung jawab dan pelaksana. :) http://budi2k.blogspot.com

Selasa, 29 April 2008

Kemenangan Calon Gubernur

Menjadi gubernur adalah salahsatu cara mengubah paradikma pemerintahan atau juga meneruskan gaya kepemimpinan lama dengan alasan stabilisasi pembangunan. Masing-masing sah-sah saja menjadi alasan utuk mencalonkan diri sebagai calon cagub ataupun cawagub.
Paradikma baru adalah merupakan cara pendekatan yang berusaha memutus mata rantai birokrasi yang sangat berkepanjangan, baik dalam proses perijinan perpanjangan segala macam surat identitas penduduk maupun identitas masalah kepemilikan. Maupun perijinan dalam hal berusaha agar dapat ditetapkan seberapa besar pajak yang harus dibayar oleh seorang pengusaha.

Sekarang mari kita lihat masalah surat yang terkait dengan identitas diri dan kepemilikan. Jika ada yang memiliki sesuatu yang harus menggunakan identitas diri, maka jika yang dimiliki tersebut berada di daerah lain, maka untuk mempermudah kepengurusan banyak kita temui kecenderungan untuk memiliki identitas diri untuk daerah tersebut. Keadaan ini adalah sebuah fenomena lama yang masih subur. Bisa kita bayangkan bagaimana kita bisa mengidentifikasi jumlah penduduk jika identitas seseorang ada diberbagai kota bahkan propinsi.

Sehubungan dengan masalah ijin usaha dan segala macam yang berhubungan dengannya, jika seorang memulai usaha akan dipusingkan dengan ijin yang berkepanjangan, yang tidak lain adalah berhubungan dengan pungutan diinginkan oleh setiap bagian birokrasi. Jadi untuk pengusaha baru atau calon pengusaha akan memerlukan sekian puluh atau atau ratusan juta untuk legalisasi usahanya. Kemudian setelah usahanya mulai berjalan atau akan maju maka sang pengusaha harus memenuhi pajak ini dan pajak itu (sesuai dengan tujuan pajak yang berusaha memperolah income sebanyak-banyaknya), walaupun sering berbenturan dengan laporan akuntansi yang harusnya kena pajak atau tidak.
Ijin demikian tidak hanya dengan perngusaha nasional saja, bahkan dengan pengusaha antar negarapun bertemau masalah yang sama (ingat? bagaimana Indosat dijual oleh Om Laksamana, dan bagaimana Sony yang memilih pindah ke Singapore yang merasa lebih aman berusaha, tidak dipusingkan oleh banyaknya pungutan birokrasi dan banyaknya demo karyawan).

Oleh karena itu Siapa saja Pemimpin; Bupati, Gubernur bahkan Presiden sekalipun jika memperhatikan masalah ini tentunya tidak akan dirugikan dari segi bantuan atau subsidi yang tersebar tidak sesuai tujuan dan investasi yang menghindah dari negeri Indonesia ini. (berlanjut)